Bupati Landak Buka Kegiatan Pengawasan Partisipatif Melalui Sarana Kebudayaan Yang Mengedepankan Kearifan Lokal
(NGABANG), WARTALANDAK. NET- Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Landak melaksanakan kegiatan Pengawasan Partisipatif Melalui Sarana Kebudayaan Yang Mengedepankan Kearifan Lokal, berlangsung, Rabu (25/9/2019).
Bupati Landak dalam kata sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Dimana pendekatan melalui sarana budaya, adalah hal yang sangat baik dan jitu dalam menangkal persoalan yang dapat merusak tatanan kehidupan.
Melalui sarana kebudayaan, dimana kebudayaan selalu mendudukan kebersamaan dan melalui norma budaya dengan esensi kearifan lokal, ada aturan tata kehidupan, yang ada dan telah disepakati serta diakui oleh masyarakat tentang mana hal yang boleh dan mana pula hal yang tidak boleh dilakukan.
Nara sumber Drs Libertus Beny, dari Dinas Dispora, banyak menjelaskan tentang kebudayaan yang dimiliki masyarakat. Menurut nya dengan mengembangkan kebudayaan yang dimiliki dapat menangkal masuknya kebudayaan asing, yang tidak sesuai dengan adat istiadat bangsa Indonesia.
Beny sangat mengapresiasi anak sanggar dan pengurus sanggar yang telah semangat mengembangkan seni tari yang dimiliki setiap anak bangsa. " Ini hal yang sangat mengembirakan kita," ucap Beny bangga.
Ketua Bawaslu Landak Petrus Kanisius mengawali kegiatan dengan menyampaikan kata sambutan. Tampak hadir juga tiga Komisioner Bawaslu lainnya, dan peserta lainnya adalah dari Ormas, OKP, PKK, pengurus parpol, serta media yang ada di Landak.
Penulis Ya' Syahdan.
