Buku yang ditulis Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) itu tidak hanya membahas polemik yang berkembang terkait ijazah Presiden Joko Widodo, tetapi juga mengajak pembaca melakukan refleksi lebih luas mengenai nilai moral yang menjadi dasar kehidupan masyarakat.
Dalam buku tersebut, Wilson Lalengke menempatkan persoalan yang berkembang di ruang publik bukan semata-mata sebagai isu administratif atau hukum. Menurutnya, ketika kejujuran dipertanyakan oleh masyarakat, yang sedang diuji bukan hanya individu tertentu, melainkan juga kredibilitas moral bangsa.
Melalui pendekatan filosofis, penulis mengaitkan pentingnya kejujuran dengan pemikiran filsuf dunia seperti Plato dan Immanuel Kant. Ia juga menghubungkannya dengan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan moral bangsa Indonesia.
Wilson Lalengke yang dikenal sebagai guru, jurnalis, aktivis, dan pemerhati hukum selama ini konsisten menyuarakan pentingnya integritas dalam kehidupan publik. Dalam berbagai kesempatan, ia menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya bertujuan mencetak individu yang cerdas secara akademik, tetapi juga pribadi yang menjunjung tinggi kejujuran dan tanggung jawab moral.
Menurut Wilson, kemajuan suatu bangsa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan ekonomi maupun infrastruktur, tetapi juga oleh karakter moral masyarakat dan para pemimpinnya. Hilangnya kejujuran dalam ruang publik dinilai dapat mengikis kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.
Buku setebal sekitar 150 halaman tersebut membahas sejumlah tema, antara lain pertaruhan moralitas bangsa, kejujuran sebagai fondasi peradaban, refleksi pemikiran filsafat klasik, hingga gagasan membangun Indonesia yang lebih bermartabat.
Sejumlah pembaca menilai buku itu hadir pada momentum yang tepat di tengah meningkatnya polarisasi opini di ruang publik. Melalui karya tersebut, masyarakat diajak untuk tidak hanya terjebak dalam perdebatan politik dan hukum, tetapi juga merenungkan kembali pentingnya nilai kejujuran sebagai fondasi kehidupan bersama.
Wilson Lalengke menegaskan bahwa menjaga kejujuran merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Menurutnya, bangsa yang kuat adalah bangsa yang mampu mempertahankan nilai kebenaran dan integritas di tengah berbagai tekanan serta perbedaan pandangan.
Buku Ijasah Jokowi: Pertaruhan Moralitas Bangsa dan Refleksi Kejujuran diharapkan dapat menjadi bahan refleksi publik mengenai pentingnya moralitas, kejujuran, dan integritas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Penulis adalah jurnalis, Pimpinan Redaksi media online WartaPolri.Co,Id.
Diterbitkan oleh Wartalandak.net (Ya' Syahdan).
