-->

Warga Desa Sepangah Kini Nikmati Air Bersih, Bupati Landak Minta Tiga Hal Ini Dijaga

Foto, Bupati Karolin resmikan air bersih di Desa Sepangah (dok istimewa).
(Air Besar), Sepangah)– Ratusan kepala keluarga di Desa Sepangah, Kecamatan Air Besar, kini dapat menikmati akses air bersih setelah Pemerintah Kabupaten Landak meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), Rabu (10/6/2026).

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan kehadiran SPAM menjadi solusi atas persoalan kebutuhan air bersih yang selama ini dihadapi masyarakat. Namun, ia mengingatkan agar seluruh pihak ikut menjaga keberlangsungan fasilitas tersebut.

Menurut Karolin, ada tiga hal yang harus menjadi perhatian masyarakat dan pengelola SPAM, yakni menjaga jaringan pipa, melindungi kawasan sumber air, serta memastikan pemeliharaan sistem berjalan dengan baik.

“Ini dibangun untuk masyarakat. Jadi harus dijaga bersama supaya bisa dipakai dalam waktu yang lama,” kata Karolin saat meresmikan SPAM Desa Sepangah.

Ia menegaskan tidak akan mentoleransi tindakan perusakan fasilitas umum, terutama jaringan pipa distribusi air yang selama ini kerap dipotong untuk kepentingan pribadi.

“Kalau ada yang motong pipa, saya lapor polisi. Ini dibangun pakai uang rakyat, jadi jangan dirusak,” tegasnya.

Selain itu, Karolin juga meminta masyarakat tidak membuka ladang maupun menanam kelapa sawit di kawasan hulu mata air yang menjadi sumber pasokan SPAM. Menurutnya, kerusakan kawasan resapan air berpotensi mengganggu ketersediaan air bersih bagi warga.

Ia bahkan mendorong Pemerintah Desa Sepangah menerapkan aturan adat guna menjaga kawasan sumber air agar tetap lestari.

“Tolong dijaga betul sumber airnya. Jangan ditanam sawit dan jangan berladang di atasnya supaya air tetap tersedia untuk masyarakat,” ujarnya.

Karolin juga mengingatkan pengelola SPAM agar mengelola iuran pemeliharaan secara bijak sehingga operasional sistem dapat berjalan berkelanjutan. Di tengah tantangan ekonomi dan kenaikan harga bahan bakar, menurutnya, pengelolaan yang efisien menjadi hal penting agar layanan tetap berjalan optimal.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPERA) Kabupaten Landak, Jamelius, mengatakan pembangunan SPAM Desa Sepangah menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan nilai lebih dari Rp3,6 miliar.

Ia menjelaskan, proyek tersebut meliputi pembangunan jaringan pipa sepanjang 5.922 meter, reservoir berkapasitas 150 meter kubik, serta bangunan penangkap air baku dengan debit lima liter per detik yang melayani 250 sambungan rumah.

“Pembangunan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terhadap akses air minum yang layak, aman, dan berkelanjutan,” kata Jamelius.

Menurutnya, sistem distribusi air dirancang menggunakan sistem gravitasi sehingga biaya operasional dapat ditekan karena tidak bergantung pada penggunaan listrik. Karena itu, ia berharap masyarakat ikut berperan aktif menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. 

Diterbitkan oleh KalbarPos.com (Ya' Syahdan)


Share:
Komentar

Berita Terkini