(NGABANG), WARTALANDAK.NET— Puluhan siswa SMA, SMK, dan MAN di Kota Ngabang mengikuti kegiatan Jurnalistik Goes To School yang digelar di Aula SMKN 1 Ngabang, Selasa (18/8/2026).
Kegiatan ini digelar sebagai upaya memberikan pemahaman dasar kepada pelajar mengenai dunia jurnalistik sekaligus membekali mereka dengan keterampilan dalam mencari, mengolah, dan menyampaikan informasi secara benar dan bertanggung jawab.
Para peserta mendapatkan sejumlah materi jurnalistik dari para narasumber. Materi yang disampaikan antara lain sejarah pers, teknik mengunggah video, cara menulis berita, teknik wawancara, serta cara menyusun berita sesuai dengan kaidah jurnalistik.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti setiap materi yang diberikan. Mereka juga mendapat kesempatan untuk memahami secara langsung proses kerja jurnalistik, mulai dari memperoleh informasi hingga menyajikannya menjadi sebuah berita.
Ketua Panitia Jurnalistik Goes To School, Heri Irawan., mengatakan kegiatan tersebut merupakan pelatihan dasar jurnalistik yang secara khusus diberikan kepada para pelajar.
“Semoga dengan ilmu jurnalistik yang diberikan, para siswa dapat membuat berita atau rilis kegiatan sekolah yang nantinya bisa disampaikan kepada awak media untuk dipublikasikan melalui media cetak, televisi maupun media online,” ujarnya.
Menurut Heri, kemampuan dasar jurnalistik dapat menjadi bekal bagi siswa untuk mendokumentasikan berbagai kegiatan positif di sekolah sekaligus belajar menyampaikan informasi secara informatif, objektif, dan bertanggung jawab.
SMKN 1 Ngabang Apresiasi Kegiatan
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan SMKN 1 Ngabang, Egune Ewito, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ikatan Wartawan Online (IWO) yang telah mempercayakan SMKN 1 Ngabang sebagai tempat pelaksanaan kegiatan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan IWO yang telah memilih Aula SMKN 1 Ngabang sebagai tempat kegiatan. Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami. Terima kasih juga atas ilmu yang telah diberikan kepada anak didik kami,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pengalaman dan wawasan baru bagi para siswa, khususnya dalam memahami bagaimana informasi yang baik dibuat dan disampaikan kepada masyarakat.
Bekal Memahami Media Massa dan Media Sosial
Sementara itu, Ketua Ikatan Wartawan Online Landak, L. Sahat Tinambunan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan dunia jurnalistik kepada siswa sekaligus memberikan pemahaman mengenai perbedaan antara media massa dan media sosial.
Menurutnya, pelajar perlu memiliki kemampuan memilah informasi di tengah derasnya arus informasi digital. Tidak semua informasi yang beredar di media sosial dapat langsung dipercaya karena membutuhkan proses pengecekan dan pembuktian.
Ia menjelaskan, informasi yang dipublikasikan melalui media massa, baik koran, televisi, radio maupun media online, harus melalui proses jurnalistik dengan mengutamakan akurasi, keberimbangan, serta data yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Media sosial belum tentu menyajikan informasi yang benar. Karena itu, setiap informasi yang diterima perlu dibuktikan dan diverifikasi terlebih dahulu,” jelasnya.
Menurut Sahat, pemahaman tersebut penting ditanamkan sejak usia sekolah agar para pelajar tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu menjadi penyampai informasi yang cerdas dan bertanggung jawab.
Para siswa yang mengikuti kegiatan mengaku senang mendapatkan pengalaman baru tentang dunia jurnalistik. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam berbagai kegiatan sekolah, termasuk membuat rilis, mendokumentasikan kegiatan, melakukan wawancara, dan menyusun berita.
Kegiatan Jurnalistik Goes To School tersebut diharapkan tidak hanya melahirkan pelajar yang memiliki kemampuan menulis berita, tetapi juga membentuk generasi muda yang kritis, cermat, dan bijak dalam menerima, mengolah, serta menyampaikan informasi di tengah perkembangan teknologi dan media digital.
Byline: Ya' Syahdan

