(NGABANG), WARTALANDAK.NET- Halal bi Halal setelah pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1445 H/ 2024, dan setelah pelaksanaan Pilpres dan Pileg merupakan kegiatan yang baik dalam upaya merajut persaudaraan antar sesama. Khusus untuk Kabupaten Landak yang akan melaksanakan Pilkada dan MTQ pada tahun 2024, Halal bi Halal ini merupakan momentum yang tepat untuk membangun kebersamaan untuk mensukseskan kedua agenda besar dimaksud. Karena dalam acara Halal bi Halal ini kita melepaskan segala persoalan yang tidak baik, seperti buruk sangka, dengki, pemarah, dendam dan penyakit, hasut menghasut, dan berbagai penyakit hati yang membuat perlecahbelahan. Halal bi Halal dimana kita saling memaafkan antara satu dengan yang lainnya.
Begitulah petikan tausiyah yang disampaikan Ketua PWNU Kalbar, Prof. DR, Syarif M.A. Pria kelahiran Kabupaten Ketapang, Kalbar, ini memberikan nasihat atau tausiyah dalam acara Halal bi Halal, Kamis, (16/5/2024), di aula Kantor Bupati Kabupaten Landak, yang menitik beratkan persatuan dalam kebersamaan.
Rektor IAIN Pontianak ini mengingatkan, bahwa Negara Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila di bangun atas dasar Kebangsaan. Semua anak bangsa terlibat langsung merebut kemerdekaan dan mendudukan Indonesia sebagai Negara yang berdaulat di dunia.
Giat Halal bi Halal yang dihadiri Forkopimda, Kepala OPD, Kemenag Landak, MUI, NU, DPD Muhammad, Ormas Keagamaan, FKUB, ASN dan undangan lainnya. Dengan sambutan Penjabat Bupati Landak, melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Ocin, S.Pd. M.Pd, mengatakan,
momentum Idul Fitri dan Halal bi Halal ini sebagai media untuk membuka lembaran baru dengan memperkuat tali silaturahmi sekaligus menyatukan hati menyatukan niat dan langkah menyatukan ikhtiar serta tekad untuk saling mengingatkan dan saling membantu terkhusus dalam membangun Kabupaten Landak yang bermarwah maju dan sejahtera.
Pemkab Landak mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bersama-sama menciptakan suasana nyaman aman dan kondusif, baik pada saat mensukseskan pemilu pada 14 Februari 2024, maupun selama Bulan Ramadhan 1445 hijriyah atau tahun 2024 masehi.
Kontribusi positif dan sumbangan yang telah diberikan akan menjadi ladang amal jariyah serta dinilai sebagai kebaikan di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta'ala serta dalam rangka mesukseskan agenda pemilihan kepala daerah tahun 2024 mendatang.
" Mari kita perkokoh persatuan dan kesatuan antar seluruh elemen masyarakat sehingga kita dapat terhindar dari segala hal yang berpotensi menjerumuskan kita pada kemudaratan. Mari kita waspadai pula akan isu-isu negatif adu domba dan segala hal yang dapat merugikan diri kita maupun masyarakat luas," pinta Bupati.
Dalam kesempatan ini saya juga mengajak rekan-rekan legislatif, instansi vertikal serta ormas dan paguyuban seluruh masyarakat untuk terus menjaga serta meningkatkan kekompakan sinergitas koordinasi yang telah terbangun baik selama ini, sembari kita harus tetap waspada dengan berbagai hal yang dapat memecah belah rasa persatuan dan persaudaraan.
Secara khusus Penjabat Bupati menyampaikan pesannya, yang pertama di bulan November 2024 akan ada pilkada serentak. Kemudian pertengahan Desember 2024, Kabupaten Landak ditunjuk menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat, " Oleh karena itu kita mohon dukungan sesuai dengan tugas dan fungsi kita sehingga kedua kegiatan besar ini dapat terlaksana dengan sukses dan tidak ada halangan satu apapun. " Diingatkan kepada kita semua agar menjaga persatuan dan kesatuan sehingga keutuhan NKRI bisa tetap kita jaga dan kita menjadi benteng toleransi, " harap Pj Bupati, yang disampaikan lewat, Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM, Ocin.
Penulis Ya' Syahdan


