Foto, Bupati Karolin, berikan arahan, pesan dan amanat kepada kafilah MTQ Landak, saat pelepasan keberangkatan menuju Kabupaten Kapuas Hulu (dok Ya' Syahdan).
(NGABANG ), WARTALANDAK.NET– Sebanyak 58 kafilah dari Kabupaten Landak resmi diberangkatkan oleh Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa, M.H., untuk mengikuti ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-33 tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang digelar di Kabupaten Kapuas Hulu. Acara pelepasan berlangsung pada Kamis (11/9/2025) di Ngabang, dengan penuh suasana haru dan doa bersama.
Foto, Kafilah MTQ Kabupaten Landak (dok Ya' Syahdan).Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karolin didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Landak, Abdulbar, S.Ag., M.Pd., serta Ketua Rombongan, H. Haris Ismail, S.E. Rombongan terdiri dari 30 qori dan qoriah, 20 pendamping serta sejumlah pembina, penasehat, dan pengurus, dengan total 58 orang.
Dalam sambutannya, Bupati Karolin menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas partisipasi kafilah Landak dalam ajang MTQ tingkat provinsi. Ia menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar perlombaan, melainkan sarana mempererat persaudaraan, memperkuat silaturahmi, dan semakin mendekatkan umat Islam pada nilai-nilai Al-Qur’an.
“MTQ adalah ikhtiar kita menjaga syiar Islam sekaligus membangun identitas dan persaudaraan di antara umat. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah untuk menguatkan nilai spiritual dan moral dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Karolin.
Ia juga menyinggung bahwa Kapuas Hulu terakhir kali menjadi tuan rumah MTQ pada tahun 2005. Karena itu, momen tahun ini dirasa istimewa, bukan hanya bagi tuan rumah, tetapi juga bagi seluruh kafilah dari kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.
Bupati Karolin berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan, menjaga semangat, serta menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti perlombaan. Ia berharap kafilah Landak dapat tampil maksimal dan membawa pulang prestasi yang membanggakan.
“Kami semua mendoakan agar kafilah Landak diberikan kelancaran, kesehatan, dan kekuatan. Tampil lah dengan penuh percaya diri, karena setiap usaha yang dilakukan dengan ikhlas akan bernilai ibadah,” tambahnya.
Lebih lanjut, pemerintah daerah Landak telah menyiapkan fasilitas akomodasi terbaik yang dapat menunjang kenyamanan para kafilah selama berada di Kapuas Hulu. Meski dengan keterbatasan, Karolin meyakini semangat kebersamaan akan membuat rombongan tetap solid.
“Semoga keberangkatan ini membawa keberkahan, dan kafilah Landak pulang dengan prestasi yang dapat mengharumkan nama daerah kita tercinta,” pungkasnya.
Dengan doa dan semangat yang dibawa, kafilah Kabupaten Landak diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik, sekaligus menjadi duta yang menyebarkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat Kalimantan Barat.
Penulis Ya' Syahdan.

