(NGABANG), WARTALANDAK.NET – Bupati Kabupaten Landak, dr. Karolin Margret Natasa, M.H, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Direktur Universitas Terbuka (UT) Pontianak, Dr. Romi Siswanto, M.Si, bersama Ketua Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Landak, L. Sahat Tinambunan, S.E, M.M, pada Jumat (12/9/2025) di Pendopo Bupati Landak. Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu membahas peran Universitas Terbuka dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Landak.
Dalam keterangannya, Bupati Karolin menegaskan bahwa pemerintah daerah menyambut baik keberadaan Universitas Terbuka melalui layanan SALUT di Kabupaten Landak. Ia menilai, kehadiran UT dapat menjadi alternatif perguruan tinggi yang mampu membantu masyarakat meningkatkan pendidikan dengan biaya yang lebih terjangkau serta fleksibilitas waktu yang lebih luas.
“Masyarakat kini punya pilihan untuk terus menempuh pendidikan tinggi tanpa harus terbebani biaya besar atau meninggalkan aktivitas sehari-hari. Kehadiran UT merupakan jalan yang sangat baik untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia kita. Pemerintah tentu terbuka dan siap menjalin komunikasi serta kerja sama agar akses pendidikan ini benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar Bupati Karolin.
Menurutnya, peningkatan pendidikan akan berdampak langsung pada kualitas pembangunan daerah, termasuk dalam upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Landak. Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.
Sementara itu, Direktur UT Pontianak, Dr. Romi Siswanto, M.Si, menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh Bupati Landak terhadap kehadiran UT di wilayah tersebut. Ia mengakui bahwa minat masyarakat Landak untuk melanjutkan kuliah di UT masih perlu ditingkatkan dibandingkan dengan beberapa kabupaten lainnya di Kalimantan Barat. Namun, pihaknya optimistis melalui sosialisasi berkelanjutan, kepercayaan masyarakat akan terus tumbuh.
“UT adalah perguruan tinggi negeri dengan akreditasi A, biaya kuliahnya terjangkau, dan sistem pembelajaran jarak jauh yang fleksibel. Ini adalah investasi jangka panjang bagi masyarakat Landak dalam meningkatkan kapasitas diri dan daya saing,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Romi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam membangun kesadaran tentang pentingnya pendidikan tinggi. Dengan dukungan penuh dari pemerintah kabupaten, ia yakin Universitas Terbuka dapat menjadi salah satu solusi nyata untuk memperluas kesempatan belajar di Landak.
Pertemuan ini menegaskan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan Universitas Terbuka dalam membuka akses pendidikan seluas-luasnya, sehingga generasi muda Landak memiliki peluang yang lebih besar untuk menggapai masa depan yang lebih baik.
Penulis Ya' Syahdan .

