(NGABANG), WARTALANDAK.NET— Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, melepas peserta pawai obor dalam rangka menyambut 1 Ramadan 1447 Hijriah di halaman Pesantren Nurul Islam, Ngabang, Selasa (17/2/2026) malam.
Ratusan warga dari berbagai usia memadati lokasi sejak selepas magrib. Dengan membawa obor, peserta berjalan kaki menyusuri sejumlah ruas jalan utama Kota Ngabang sebelum kembali ke titik awal kegiatan di lingkungan pesantren. Anak-anak, remaja, hingga orang dewasa tampak berbaris rapi mengikuti rute yang telah ditentukan panitia.
Dalam sambutannya, Karolin mengatakan pawai obor telah menjadi tradisi masyarakat Ngabang setiap menjelang Ramadan. Ia menilai kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bagian dari kehidupan sosial warga yang terus dijaga dari generasi ke generasi.
“Tradisi ini sudah lama hidup di tengah masyarakat dan terus dipertahankan sebagai bentuk sukacita menyambut bulan suci,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam pawai obor mencerminkan partisipasi aktif warga dalam kegiatan sosial keagamaan. Selain diikuti umat Muslim, kegiatan tersebut juga mendapat perhatian warga lain yang menyaksikan di sepanjang rute pawai.
Karolin menilai momentum menyambut Ramadan tahun ini terasa istimewa karena berlangsung tidak lama setelah perayaan Tahun Baru Imlek. Kedekatan waktu dua perayaan tersebut, kata dia, menunjukkan kehidupan masyarakat Landak yang berjalan berdampingan dalam suasana rukun.
“Setelah Imlek, kita menyambut Ramadan. Ini menunjukkan masyarakat kita terbiasa hidup saling menghormati dalam keberagaman,” katanya.
Ia menambahkan, pawai obor juga menjadi ruang interaksi sosial antarwarga. Melalui kegiatan bersama seperti ini, hubungan sosial di lingkungan masyarakat semakin erat.
“Pawai obor bukan hanya berjalan bersama, tetapi menjadi sarana memperkuat kebersamaan,” ucapnya.
Karolin juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan selama Ramadan. Ia berharap seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan suasana yang damai dan penuh toleransi.
“Semoga Ramadan membawa keberkahan dan semakin mempererat persaudaraan di Landak,” tuturnya.
Kegiatan pawai obor berlangsung tertib hingga selesai. Warga mengikuti rangkaian acara dengan antusias, menjadikan tradisi tahunan tersebut sebagai bagian tak terpisahkan dari penyambutan bulan suci di Ngabang. (Rilis).
Diterbitkan oleh Wartalandak.net (Ya' Syahdan).
