(NGABANG), WARTALANDAK.NET- Rombo’ Sentegong di Desa Mungguk, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, terus dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis alam yang mengedepankan kelestarian lingkungan hidup. Pengelola kawasan, Marwan, menata area wisata ini dengan konsep alami, mempertahankan pepohonan hutan yang ada sekaligus menanam berbagai jenis pohon buah.
Di kawasan ini, pengunjung dapat menikmati suasana hutan yang masih asri dengan fasilitas pendukung seperti kamar mandi dan toilet. Selain itu, pengunjung juga diperbolehkan mandi di sungai dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan karena kondisi bebatuan yang licin.
Foto, saat konferensi pers.Pengelola turut menyediakan area berkemah dan tempat duduk yang ditata mengikuti kondisi alam. Penataan tersebut dilakukan tanpa merusak lingkungan sekitar, sehingga tetap menjaga keindahan dan keseimbangan ekosistem.
Akses menuju lokasi wisata saat ini dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, meskipun kondisi jalan masih berupa tanah berbatu. Pengelola berharap adanya dukungan pemerintah untuk meningkatkan infrastruktur agar akses menjadi lebih mudah dan nyaman.
Foto, kegiatan penanaman pohon buahan di area Rombo Sentegong, Desa Mungguk Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalbar. (dok Ya' Syahdan).Pengembangan Rombo’ Sentegong juga melibatkan berbagai pihak. Dalam kegiatan penanaman pohon yang digelar dalam rangka peringatan Hari Bumi, hadir Dinas Pariwisata Kabupaten Landak, Polres Landak, pemerintah desa, organisasi masyarakat, pecinta alam, pramuka, IWO-L, serta komunitas lainnya.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Landak, Pius Edwin, mengapresiasi pengelolaan kawasan wisata tersebut yang dinilai memiliki daya tarik dan keunikan tersendiri sebagai aset daerah yang perlu terus dikembangkan.
Sementara itu, Plt Kepala UPT KPH Wilayah Kabupaten Landak, Wawan Setiawan, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan penanaman pohon di kawasan hutan dan wisata dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Di Rombo’ Sentegong, bibit pohon buah seperti durian dan kelengkeng turut dibagikan untuk mendukung penghijauan.
Polres Landak juga menyatakan komitmennya dalam menjaga keamanan kawasan wisata guna memberikan rasa aman bagi para pengunjung.
Kepala Desa Mungguk, Mulyadi, mengatakan bahwa pengembangan wisata dilakukan melalui kolaborasi dengan pihak ketiga karena keterbatasan anggaran desa. Upaya tersebut dinilai berhasil meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.
Ketua Ikatan Wartawan Online Kabupaten Landak, L. Sahat Tinambunan, menekankan pentingnya peran media dalam mengedukasi masyarakat terkait pelestarian lingkungan hidup.
Melalui konsep wisata alami dan kolaborasi lintas sektor, Rombo’ Sentegong tidak hanya menjadi destinasi rekreasi, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan untuk keberlanjutan di masa depan.
Byline Ya' Syahdan.





