-->

Cegah Kenakalan Remaja, Polres Landak Sisir Sejumlah Warung dan Tempat Nongkrong Pelajar di Ngabang

Foto, Polisi sisir sejumlah titik kumpul pelajar di kota Ngabang, sampaikan pesan kamtibmas kepada pelajar dan warga (dok istimewa).

(NGABANG), WARTALANDAK.NET – Kepolisian Resor (Polres) Landak bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai keberadaan sejumlah pelajar di luar lingkungan sekolah saat jam pelajaran berlangsung. Melalui kegiatan Quick Response Polisi Peduli Pendidikan, petugas melakukan pengecekan ke sejumlah tempat yang diduga menjadi lokasi berkumpulnya pelajar di wilayah Kecamatan Ngabang, Selasa (3/11/2026).

Patroli yang dimulai sekitar pukul 10.20 WIB itu melibatkan personel Pamapta I SPKT Polres Landak bersama personel piket fungsi. Sejumlah lokasi menjadi sasaran pengecekan, mulai dari tempat rental PlayStation hingga warung yang kerap menjadi tempat berkumpul.

Lokasi yang didatangi meliputi Mitra Rental PS di Jalan Jalur II, Warung Cece di Jalan Alfa Omega, Warung Smansa, serta Warung PBB di Gang Sutra, Dusun Tungkul, Desa Hilir Kantor, Kecamatan Ngabang.

Dari hasil pengecekan, petugas menemukan sejumlah pelajar di beberapa lokasi. Di Warung Cece, terdapat empat pelajar SMK Maniamas yang mengaku telah pulang sekolah karena sedang mengikuti ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Sementara di Warung Smansa, petugas mendapati dua pelajar SMA Negeri 1 Ngabang dan dua pelajar SMK Negeri 1 Ngabang. Mereka menyampaikan bahwa kegiatan belajar mengajar telah selesai lantaran para guru sedang mengikuti rapat.

Temuan serupa juga didapati di Warung PBB Gang Sutra. Sebanyak enam pelajar SMA Negeri 3 Ngabang mengaku telah menyelesaikan kegiatan sekolah setelah mengikuti ujian TKA. Selain itu, dua pelajar SMK Negeri 1 Ngabang menyebutkan bahwa guru sedang melaksanakan rapat.

Berbeda dengan sejumlah lokasi lainnya, saat petugas melakukan pengecekan di Mitra Rental PS Jalan Jalur II, tidak ditemukan pelajar yang sedang berkumpul.

Dalam patroli tersebut, petugas juga mengamankan satu unit sepeda motor yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar atau knalpot brong sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Pamapta I SPKT Polres Landak IPDA Florensius Almiso, S.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap pendidikan sekaligus respons atas informasi yang disampaikan masyarakat.

Ia mengatakan, kepolisian tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya mengambil peran dalam pembinaan generasi muda melalui pendekatan yang persuasif dan humanis.

"Kami mengajak para pelajar agar menggunakan waktu sekolah untuk belajar dan tidak melakukan aktivitas di luar lingkungan sekolah tanpa alasan yang jelas. Pembinaan ini bertujuan menanamkan kedisiplinan serta tanggung jawab kepada para pelajar sebagai generasi penerus bangsa," ujarnya.

Selain memberikan teguran dan pembinaan kepada para pelajar, petugas juga mengingatkan pemilik warung dan tempat usaha agar ikut bertanggung jawab dalam mengawasi aktivitas anak-anak sekolah, terutama pada jam pelajaran.

Peran orang tua, pihak sekolah, dan masyarakat juga dinilai penting dalam memastikan para pelajar berada di lingkungan yang positif serta tidak terjerumus dalam aktivitas yang dapat mengganggu pendidikan maupun masa depan mereka.

Polres Landak pun mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan laporan apabila menemukan aktivitas pelajar yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu ketertiban.

Melalui kegiatan Quick Response Polisi Peduli Pendidikan, Polres Landak berkomitmen meningkatkan patroli dan pemantauan di sejumlah titik yang berpotensi menjadi tempat berkumpulnya pelajar selama jam sekolah.

Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta mendukung masa depan generasi muda.

Subsi Penmas Polres Landak.

Diterbitkan oleh Wartalandak.net (Ya' Syahdan).

Share:
Komentar

Berita Terkini