-->

Sudah 98 ribu Orang di Landak Mendapatkan Bantuan UMKM dari Pemkab.

(NGABANG), WARTALANDAK.NET- Bupati Landak, dr Karolin Natasa, mengatakan, terkait dengan UMKM Bantuan Pemerintah, Bupati Landak menyampaikan, sebanyak 98 orang masyarakat Landak sudah  mendapatkan bantuan UMKM, sehingga harus dimanfa'atkan secara baik saat Pandemi COVID-19 ini. Untuk tahun 2022 Pemkab merencanakan pembangunan pasar oleh-oleh.

Hal itu disampaikan Bupati Landak Karolin Margret Natasa, dalam acara pembukaan kegiatan display produk handicraf atau kerajinan tangan melalui Tim Penggerak PKK seluruh Kecamatan di Kabupaten Landak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kwalitas usaha kelompok UP2K ( Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga) PKK, sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga dalam upaya mewujudkan keluarga sejahtera.
melalui IKM ( Industi Kecil Menengah) dan UMKM ( Usaha Mikro, Kecil dan Menegah).
Selanjutnya dikatakan,  bahwa sejak masa Pendemi COVID-19 kegiatan-kegiatan PKK memang kurang dilaksanakan, karena masih dalam pandemi COVID-19 yang telah dirasakan semenjak dua tahun terakhir ini. 
Kegiatan-kegiatan harus mulai berjalan, apa lagi sekarang dengan vaksinasi sudah membantu menurunkan angka kasus, namun tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

Menurut Bupati ada beberapa isu yang memang diberikan secara khusus dan mohon agar menjadi prioritas bagi Ibu-ibu PKK baik yang berada di Kabupaten maupun yang di Kecamatan. Yang pertama berkaitan dengan penanganan stunting, karena ini merupakan kegiatan yang menjadi prioritas nasional. " Saya berharap ibu-ibu PKK mulai aktif lagi kemudian membuat kegiatan-kegiatan atau pun program yang sifatnya adalah pemberantasan stunting dan yang paling penting itu kita harus mengetahui apa yang menjadi persoalan dilapangan," ujar Karolin.

Bupati menginginkan di tahun depan  membangun pusat kerajinan dan oleh-oleh Kabupaten Landak yang sumbernya nanti dari kerajinan UMKM Masyarakat Landak, dengan pihak Kecamatan selaku pembinaannya.

Pusat oleh-oleh kerajinan Pemerintah Kabupaten Landak,  nantinya adalah untuk bisnis, untuk  berdagang, supaya yang memproduksi barang itu bisa menjual dagangannya agar bersaingan di pasaran, namun dengan memenuhi kualitas yang baik, mampu bersaing, sehingga mereka mampu menjadikan itu sebagai sumber pendapatan, untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Bupati mengaku memiliki tantanga, yang pertama masih secara tradisional sehingga desain, warna, jenis itu belum menyesuaikan kebutuhan masyarakat masa kini.
Kemudian konsistensi, karena kebiasaan kita saat membuat produk hanya sampingan. Jadi, berkelanjutan itu juga sangat penting, kemudian kualitas produk itu sendiri. " Pembicaraan kita yang sebenarnya di PKK itu adalah untuk mendapatkan tambahan-tambahan pengetahuan yang lebih, agar ibu-ibunya semakin berwawasan," harap Karolin.

Acara  ini di laksanakan di aula kecil Kantor Bupati Landak dengan dihadiri ketua TP PKK kabupaten landak, Kadiskumindag Kabupaten Landak, UMKM Landak, serta seluruh ketua TP.PKK Kecamatan se-Kabupaten Landak, Selasa (21/12/2021).

Sumber MC Pemkab Landak.
Diterbitkan di wartalandak.net,oleh, ya'syahdan.

Share:
Komentar

Berita Terkini