-->

PPWI Rampungkan Distribusi Hadiah dan Sertifikat Lomba Menulis Bertema Kritik Kepolisian

(JAKARTA), WARTALANDAK.NET — Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) secara resmi menuntaskan seluruh rangkaian kegiatan lomba menulis artikel bertema “Pengalaman Buruk dengan Polisi Indonesia”. Pada Sabtu, 20 Desember 2025, PPWI memastikan bahwa hadiah bagi lima penulis terbaik telah dikirimkan kepada para pemenang setelah proses konfirmasi data dilakukan dengan Sekretariat Nasional.

Hadiah yang disalurkan terdiri atas paket apresiasi dan uang penghargaan sebagai bentuk penghormatan atas keberanian serta kualitas tulisan para pemenang. Dengan rampungnya proses pengiriman ini, lomba yang menjadi bagian dari kampanye literasi kritis PPWI dinyatakan selesai sepenuhnya.

Apresiasi Menyeluruh untuk Peserta

Selain pemenang, PPWI juga memberikan penghargaan kepada seluruh peserta lomba. Sebanyak 24 penulis dari berbagai latar belakang profesi dan daerah telah menerima sertifikat partisipasi yang dikirimkan melalui surat elektronik masing-masing.

Menurut PPWI, partisipasi aktif para penulis menunjukkan tingginya kepedulian warga terhadap isu penegakan hukum dan relasi antara masyarakat dengan institusi kepolisian. Tulisan-tulisan yang masuk dinilai mencerminkan keberanian warga dalam menyampaikan kritik secara terbuka dan bertanggung jawab.

Penghargaan bagi Media Pendukung

Dalam rangka mengapresiasi peran media dan mitra kerja yang turut menyukseskan kegiatan ini, PPWI juga menyiapkan piagam penghargaan dalam bentuk sertifikat elektronik. Media dan mitra yang terlibat dapat menghubungi Wakil Sekretaris Jenderal PPWI, Julian Caisar, untuk proses pendataan dan pengiriman e-certificate.

PPWI menilai kontribusi media sangat penting dalam memperluas jangkauan informasi lomba, mendorong partisipasi publik, serta menjaga ruang kebebasan berekspresi di tengah masyarakat.

Dorong Budaya Kritik dan Demokrasi Sehat

Melalui kegiatan ini, PPWI kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong budaya literasi kritis dan kontrol sosial yang sehat. Lomba menulis tidak hanya dimaknai sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai ruang refleksi dan dialog publik terhadap kinerja institusi negara.

PPWI berharap ke depan dapat terus menyelenggarakan kegiatan serupa dengan tema-tema strategis lainnya, guna memperkuat peran warga dalam demokrasi serta membangun tata kelola publik yang lebih transparan dan berkeadilan. (APL/Red)

Diterbitkan oleh Wartalandak.net (Ya' Syahdan).

Share:
Komentar

Berita Terkini