-->

Monitoring, Evaluasi dan Koordinasi Bersama Bappeda Terkait Bansos PKH di Kecamatan Air Besar.


(AIR BESAR ), WARTALANDAK.NET-Kegiatan monitoring dan evaluasi program bantuan sosial bersama Bappeda Landak. di Kecamatan Air Besar 

Kegiatan bertempat   di aula Kantor Camat Air Besar,  Jum'at,( 16/07/2021).
 Turut hadir dalam pertemuan  tersebut  Camat Air Besar, Bappeda Kabupaten Landak, Kadi PTSP, serta seluruh pendamping PKH Kecamatan Air Besar.

Beberapa hal yang di bahas pada pertemuan tersebut antara lain : 
-Jumlah KPM
-Data Anomali,
-Informasi keberadaan Agen
-Mekanisme penyaluran Bansos PKH
-Presentase penyaluran Bansos PKH
-Kendala di lapangan dalam Pendampingan
-DTKS 
-Graduasi Mandiri.                   -Pengaduan KPM.                     -Penempelan Stiker PKH.     
  - Pertemuan P2K2


Dalam sambutannya Camat Air Besar yang diwakili Sekcamnya Ya' Ruba'i, mengatakan
Sangat menyambut baik adanya monitoring ini, karena dapat dijadikan bahan evaluasi berbagai permasalahan yang terkait Bantuan Sosial (Bansos).

"Kami pihak Kecamatan sangat menyambut baik adanya monitoring ini, karena dapat dijadikan bahan evaluasi berbagai permasalahan yang terkait bantuan sosial (Bansos), " terangnya.

Sedangkan Julimus dari pihak Bappeda Landak menjelaskan bahwa kita sama-sama belajar dari segala program bantuan yang diberikan Pemerintah Pusat.


" Kita sama-sama belajar dari segala program bantuan yang diberikan Pemerintah Pusat, dan adanya rencana untuk pembuatan stiker yang akan ditempel di rumah KPM PKH,' terangnya.

Sedangkan Yuriko PLT Kadi  Pemberdayaan Kesejahteraan Sosial Bappeda Kabupaten Landak,  mengatakan bahwa monitoring ini merupakan kegiatan rutin dalam rangka  mengevaluasi permasalahan dan kendala di lapangan terkait NIK anomali,saldo nol,non eligibel oleh BPK,graduasi mandiri,persentase penyaluran, data DTKS,jumlah dan keberadaan agen serta beberapa kendala lainnya.
" Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin dalam rangka  mengevaluasi permasalahan dan kendala di lapangan terkait NIK anomali,
Saldo nol,non eligibel oleh BPK,graduasi mandiri,persentase penyaluran,data DTKS jumlah dan keberadaan age,serta beberapa kendala lainnya," urainya.

Korcam pendamping PKH Kecamatan Air Besar, Elia Mulyanus Lapu, mengatakan kendala yang dihadapi pendamping sejauh ini data DTKS SIK-NG Desa dan TKSK berseberangan dengan  data SIK-NG PKH.
Untuk NIK KPM ada yang tidak ditemukan di aplikasi SIK-NG walaupun telah membuka KK yang aslinya,untuk tahap dua. Persentase pencairan 92,6% dari 1000 lebih Kom PKH Kecamatan Air Besar.

" Yang dihadapi pendamping sejauh ini data DTKS SIK-NG Desa dan TKSK berseberangan dengan  data SIK-NG PKH. Untuk NIK KPM ada yang tidak ditemukan di aplikasi SIK-NG walaupun telah membuka KK yang aslinya,untuk tahap dua 
Persentase pencairan 92,6% dari 1000 lebih Kom PKH Kecamatan Air Besar, walaupun masih ada yang ditemukan saldo nol," tukasnya.

Penulis Ya' Habijan.
Diterbitkan di wartalandak.net, oleh, ya'syahdan.
Share:
Komentar

Berita Terkini