-->

Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pilkada 2024: Kapolsek Kuala Behe Tegaskan Netralitas Aparatur Desa

Foto, Kapolsek Kuala Behe, IPDA Donny Pati Pratama Yolanda, posisi berdiri (foto istimewa).

(KUALA BEHE), WARTALANDAK.NET – Kapolsek Kuala Behe, IPDA Donny Pati Pratama Yolanda, menghadiri kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif bersama aparatur pemerintahan desa se-Kecamatan Kuala Behe, Sabtu pagi (14/09/2024). Acara ini digelar oleh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwaslucam) di Gedung Serba Guna Desa Kuala Behe, dengan partisipasi berbagai pemangku kepentingan setempat. 


Hadir dalam acara tersebut Camat Kuala Behe, Ricky S.H, Ketua Panwaslucam, Albertus beserta anggotanya, dan narasumber Ketua Bawaslu Kabupaten Landak periode 2018-2023, Drs. Petrus Kanisius. Peserta yang hadir meliputi kepala desa, ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta Panitia Pengawas Desa (PKD) dari 13 desa se-Kecamatan Kuala Behe.

Acara sosialisasi tersebut dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta penandatanganan ikrar netralitas oleh para kepala desa. Ikrar ini menjadi simbol komitmen untuk tetap netral selama pelaksanaan Pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, dan Wakil Bupati tahun 2024.

Camat Kuala Behe, Ricky S.H, dalam paparannya menekankan pentingnya aparatur desa menjaga netralitas selama masa Pilkada. Ia mengingatkan bahwa kepercayaan publik dan kelancaran proses Pilkada sangat bergantung pada sikap netral dan profesional aparatur desa. "Netralitas adalah kunci menjaga kepercayaan publik dan memastikan Pilkada berjalan dengan adil," ujar Ricky.

Senada dengan hal tersebut, Kapolsek Kuala Behe, IPDA Donny Pati Pratama Yolanda, juga mengingatkan kepala desa untuk tetap netral dan waspada terhadap pengaruh dari pasangan calon kepala daerah. “Netralitas adalah tanggung jawab kita bersama, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2020,” tegas Donny. 

Ia juga menekankan pentingnya menjaga suasana kondusif selama Pilkada, dengan meminta masyarakat untuk bijak menggunakan media sosial. "Jangan sampai kita terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, apalagi hoaks yang bisa memicu kericuhan," tambahnya.

Dalam sesi penyampaian materi, narasumber Drs. Petrus Kanisius menjelaskan pentingnya pengawasan partisipatif dalam Pilkada, yang bertujuan untuk mencegah kecurangan dan menjaga integritas demokrasi. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif berperan dalam setiap tahap Pilkada.

Acara ini diakhiri dengan penandatanganan ikrar netralitas oleh para kepala desa, sebagai komitmen untuk menjalankan Pilkada 2024 dengan jujur, adil, dan transparan.

Rilis Polsek Kuala Behe

Diterbitkan oleh Wartalandak.net (Ya' Syahdan)

Share:
Komentar

Berita Terkini