Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tersebut melahap area kebun karet seluas kurang lebih satu hektare. Berdasarkan keterangan saksi, api diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan. Karena kondisi cuaca yang kering dan angin yang cukup kencang, api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan oleh warga.
Melihat situasi yang semakin memburuk, warga segera melapor ke Koramil 05/Menyuke dan Polsek Darit. Tak berselang lama, personel gabungan langsung turun ke lokasi dan melakukan upaya pemadaman secara manual bersama warga.
Batih Tuud Koramil 1210-05/Menyuke, Serka Simon Suherman, menjelaskan bahwa pihaknya langsung merespons informasi dari masyarakat dan mengerahkan anggota untuk membantu pemadaman api.
“Begitu kami mendapat laporan, kami langsung menuju lokasi untuk membantu warga memadamkan api. Alhamdulillah, dalam waktu singkat api berhasil kami padamkan bersama-sama,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama selama musim kemarau yang rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
“Kami mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati, jangan membuang puntung rokok sembarangan, dan segera laporkan jika melihat tanda-tanda kebakaran,” tambahnya.
Langkah cepat dan sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat membuktikan pentingnya kerja sama dalam menghadapi bencana, khususnya kebakaran lahan yang dapat berdampak luas terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Rilis (1210/Ldk).
Diterbitkan oleh Wartalandak.net (Ya' Syahdan).