(NGABANG), WARTALANDAK.NET — Wakil Bupati Landak, Erani, ST., MT., menghadiri Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke 22 tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang digelar pada Kamis (24/07/2025) di Dusun Gasing, Desa Amboyo Inti, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak.
Mengusung tema “Dengan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Kita Wujudkan Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Masyarakat”, kegiatan ini turut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Barat Drs. H. Ria Norsan, MM., MH., beserta jajaran Forkopimda Provinsi Kalbar dan Kabupaten Landak.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Landak menekankan bahwa gotong royong bukan sekadar tradisi, melainkan kearifan lokal yang terbukti mampu menguatkan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk krisis ekonomi.
“Semangat gotong royong adalah fondasi kekuatan sosial yang telah diwariskan nenek moyang kita. Ketika ekonomi dunia sedang bergejolak, budaya ini justru menjadi solusi konkret karena mengedepankan kerja sama, solidaritas, dan efisiensi dalam pembangunan masyarakat,” ujar Erani.
Kegiatan BBGRM kali ini tidak hanya menjadi ajang simbolik, melainkan wujud nyata kolaborasi masyarakat dan pemerintah. Sejumlah bantuan diserahkan kepada warga, termasuk peralatan pembangunan gorong-gorong, alat bantu untuk penyandang disabilitas, timbangan digital, dan perlengkapan pendukung lainnya. Penanaman pohon secara simbolis juga dilakukan sebagai komitmen menjaga lingkungan demi masa depan yang berkelanjutan.
Erani berharap, melalui kegiatan BBGRM, nilai gotong royong dapat terus ditumbuhkan sebagai kekuatan utama pembangunan desa dan daerah, sekaligus menjadi benteng dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global.
Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Ketua DPRD Landak, Pangdam XII/Tanjungpura, Kapolda Kalbar, Danlanud Supadio, Kepala Kejati Kalbar, Ketua TP PKK Kalbar, Sekda Landak, serta sejumlah pejabat penting lainnya dari berbagai instansi. Kehadiran para kepala desa dan masyarakat setempat semakin menguatkan makna dari kegiatan ini sebagai refleksi semangat kolektif membangun negeri.
BBGRM ke 22 diharapkan menjadi momentum untuk menggugah kembali semangat kebersamaan, memperkuat ikatan sosial, dan membangun ketahanan masyarakat dari bawah—dimulai dari desa.
Rilis.
Diterbitkan oleh Wartalandak.net (Ya' Syahdan).