Foto, Bupati Landak dr Karolin Margret, MH, dan wakil Bupati, Erani,ST, MT, Ketua PKK Kalbar ,Dr. Hj. Erlina Ria Norsan, SH, MH, Ibu Wakil Gubernur Kalbar,, Ketua PKK Kabupaten/ Kota se Kalbar foto bersama (dok Ya' Syahdan).
(NGABANG), WARTALANDAK.NET – Kabupaten Landak menjadi tuan rumah perayaan tiga momentum penting tahun ini: Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53, Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-22, dan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32. Acara digelar meriah di Aula Kantor Bupati Landak pada Rabu pagi, 23 Juli 2025, dan dihadiri berbagai tokoh penting dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota se-Kalimantan Barat. Foto, Bupati Karolin memberikan kata sambutan (dok Ya' Syahdan).
Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa, MH, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan bangga atas kepercayaan menjadikan Landak sebagai tuan rumah. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan acara ini terdapat kekurangan.
“Kami menyambut dengan tulus semua tamu yang hadir. Semoga acara ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan. Sebab, membangun bangsa tidak bisa sendiri, tetapi bersama,” ujar Karolin.
Foto, Hj. Erlina Ria Norsan, saat menyampaikan kata sambutan (dok Ya' Syahdan).Acara turut dihadiri Ketua PKK Provinsi Kalimantan Barat, Dr. Hj. Erlina Ria Norsan, SH, MH, yang juga istri Wakil Gubernur Kalbar. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran PKK dalam menyampaikan dan menjalankan program-program strategis pemerintah dari pusat hingga desa.
“Kita adalah mitra pemerintah, dari pusat hingga daerah. PKK memiliki peran besar dalam membumikan program pembangunan ke tengah-tengah masyarakat, khususnya kaum ibu dan keluarga. Karena itu, sinergi adalah kunci,” ucap Erlina dengan semangat.
Ia menambahkan, tantangan zaman yang kian kompleks—dengan kemajuan teknologi dan informasi—mengharuskan PKK tetap kokoh dalam menjaga nilai-nilai Pancasila, meningkatkan ketahanan keluarga, dan membangun ekonomi kreatif rumah tangga.
“Presiden kita menekankan pentingnya memperkokoh ideologi Pancasila, mendorong kemandirian bangsa, mengembangkan kewirausahaan, dan memperkuat SDM. Semua ini tidak bisa hanya dikerjakan di ruang kantor. Harus masuk ke dapur, ke Posyandu, ke kelompok dasa wisma,” ujarnya.
Foto, stand Ibu -Ibu PKK se Kalbar (dok Ya' Syahdan).Erlina juga menyoroti pentingnya regenerasi dalam tubuh PKK. Menurutnya, kehadiran generasi muda yang bergabung ke dalam struktur organisasi menjadi harapan baru agar semangat pengabdian terus berlanjut.
“Jangan hanya jalan-jalan, tetapi mari kita juga berjalan dalam pemikiran dan aksi nyata. Edukasi adalah inti dari perubahan. PKK adalah garda depan perubahan dari rumah hingga desa. Pemerintah tidak akan sampai ke akar jika bukan karena PKK yang menyampaikan,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh kader PKK di Kalimantan Barat untuk terus berinovasi, membangun desa dari bawah, dan menjadikan keluarga sebagai pusat kekuatan bangsa.
“Kalau ingin membangun bangsa, bangunlah keluarga. Kalau ingin menyejahterakan negara, sejahterakan dulu rumah tangga. Dan PKK adalah kunci dari semua itu,” tutup Erlina.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan berbagai sesi, termasuk pemaparan program, dan pameran hasil kreasi ibu-ibu PKK dari berbagai kabupaten/kota.
Dengan penuh semangat dan kebersamaan, acara ini diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi antar kader serta memberikan energi baru bagi gerakan PKK dan pembangunan keluarga di seluruh Kalimantan Barat.
Penulis Ya' Syahdan.