-->

Bupati Karolin Tutup TMMD Imbangan ke-126 di Mempawah Hulu: Wujud Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah Bangun Desa

Foto, suasana penutupan TMMD di Desa Garu, Kecamatan Mempawah Hulu (foto istimewa).
(MEMPAWAH HULU), WARTALANDAK.NET – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Imbangan ke-126 Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Landak resmi ditutup, Kamis (6/11/2025). Upacara penutupan yang berlangsung di Lapangan Dusun Lame Ngudi Rukun, Desa Garu, Kecamatan Mempawah Hulu ini dihadiri langsung oleh Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa.

Kasrem 121/Abw Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki bertindak sebagai inspektur upacara, didampingi Dandim 1210/Landak Letkol Kav Andy Setyo Untoro, serta diikuti oleh jajaran TNI, tokoh masyarakat, dan para pelajar dari wilayah Mempawah Hulu.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan berita acara penyerahan hasil pembangunan fisik TMMD dari Kodim 1210/Landak kepada Pemerintah Kabupaten Landak dan Pemerintah Desa Garu. Secara simbolis, Bupati Karolin juga menerima kunci rumah hasil program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Usai upacara, Bupati Karolin bersama jajaran Forkopimda meninjau lokasi kegiatan pendukung TMMD, seperti Gerakan Pangan Murah, pelayanan kesehatan, serta hasil pembangunan infrastruktur berupa perbaikan RTLH dan fasilitas sumur bor.

“Kami berterima kasih kepada Kodim, Korem, dan Kodam yang telah berkoordinasi dengan baik dengan pemerintah daerah. Sinergi ini nyata dalam membantu percepatan pembangunan di Kabupaten Landak, khususnya di Desa Garu,” ujar Karolin.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan melanjutkan program tersebut dengan pembangunan fasilitas pendukung, seperti toilet, agar hunian masyarakat semakin layak dan sehat.
“Nanti akan kami lengkapi dengan bantuan Dana Desa untuk pembangunan kamar mandi,” tambahnya.

Dandim 1210/Landak Letkol Kav Andy Setyo Untoro menjelaskan, kegiatan fisik TMMD ke-126 meliputi pembukaan badan jalan sepanjang 3,3 kilometer dengan lebar 6 meter, rehabilitasi tiga unit RTLH, serta pembangunan lima titik sumur bor.

Sementara itu, Kasrem 121/Abw Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki menegaskan, TMMD merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada masyarakat dalam mempercepat pembangunan di daerah terpencil.
“TMMD menjadi wujud gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Harapannya, tercipta kemanunggalan TNI dan rakyat demi kemajuan desa,” ujarnya.

Kegiatan TMMD Imbangan ke-126 ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan serta mempererat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Landak. 

Diterbitkan oleh Wartalandak.net (Ya'Syahdan).

Share:
Komentar

Berita Terkini