-->

Kehadiran Prof. Dr. Syarif, S.Ag., M.A., Rektor Institut Agama Islam Negeri Pontianak, Perkuat Spirit Keilmuan dan Akhlak Santri di Milad ke-3 Miftahul Huda Al-Khoiriyah

Foto, Prof. Dr. Syarif, S.Ag., M.A., menyampaikan tausyiah dan kata sambutan dalam Milad ke 3 Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Khoiriyah Kalimantan Barat, di Desa Raja, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak (dok istimewa).
(NGABANG), WARTALANDAK.NET– Peringatan Haflatul Imtihan dan Milad ke-3 Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Khoiriyah Kalimantan Barat berlangsung khidmat dan penuh makna dengan kehadiran Prof. Dr. Syarif, S.Ag., M.A., yang juga menjabat sebagai Rektor Institut Agama Islam Negeri Pontianak. Kegiatan ini menjadi refleksi perjalanan lembaga dalam membangun pendidikan Islam yang berorientasi pada keseimbangan antara intelektualitas, spiritualitas, dan modernitas.

Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya membangun generasi santri yang berlandaskan Al-Qur’an dan Al-Hadits, namun tetap terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurutnya, tantangan zaman menuntut lahirnya generasi yang tidak hanya alim dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki wawasan luas, berpikir kritis, dan mampu berkontribusi dalam kehidupan sosial yang dinamis.


Seluruh rangkaian acara, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu kebangsaan, hingga prosesi pemotongan tumpeng, menjadi simbol harmonisasi antara nilai religius dan kebangsaan. Hal ini mencerminkan model pendidikan pesantren yang tidak hanya fokus pada aspek keagamaan, tetapi juga pada pembentukan karakter kebangsaan yang kuat.

Dalam sambutannya, Pembina Yayasan sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren, Ust. Cecep Saeful Hidayat, S.Ag., kembali menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan, “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan, wabil khusus kepada Prof. Dr. Syarif, S.Ag., M.A., serta seluruh masyarakat Kabupaten Landak, khususnya masyarakat Desa Raja, Kecamatan Ngabang, yang telah memberikan dukungan penuh. Berkat kebersamaan ini, Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Khoiriyah dapat terus berkembang hingga Milad ke-3 dengan baik dan penuh keberkahan.”

Kehadiran tokoh-tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, serta berbagai organisasi keislaman turut memperkuat jejaring kolaborasi dalam pengembangan pendidikan Islam di wilayah Kalimantan Barat. Penutup kegiatan diisi dengan doa bersama yang dipimpin oleh Abah Asep Sapri As-Sambasi, sebagai bentuk harapan akan keberlanjutan perjuangan dalam mencetak generasi unggul.

Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Khoiriyah menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan yang konsisten dalam mencetak generasi intelek, berakhlak, modern, dan siap menghadapi tantangan global, dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Qur’an dan Al-Hadits. 

byline Ya' Syahdan.

Share:
Komentar

Berita Terkini