Ditemui di sela-sela aktivitasnya pada Selasa (28/7/2026), Theresia mengungkapkan rasa syukur karena SMAN 3 Ngabang menjadi salah satu sekolah yang menerima program MBG. Ia menilai program tersebut merupakan langkah positif pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi peserta didik.
"Kalau memang tujuan pemerintah untuk meningkatkan gizi anak-anak, tentu kami mendukung. Program ini sangat baik dan patut kita dukung bersama," ujarnya.
Theresia mengatakan, secara umum para siswa merasa senang dengan adanya makanan bergizi gratis. Meski demikian, masih ada sebagian siswa yang tidak menghabiskan makanan yang diberikan karena telah membawa bekal dari rumah atau memiliki uang jajan.
"Ada beberapa anak yang memang sudah membawa bekal atau uang jajan sehingga makanannya tidak dimakan. Biasanya mereka memberikannya kepada teman yang mau, jadi tetap bisa dimanfaatkan," jelasnya.
Ia juga mengungkapkan, distribusi makanan selama ini berjalan lancar. Paket makanan biasanya sudah tiba di sekolah sekitar pukul 07.00 WIB sehingga dapat dinikmati siswa pada jam istirahat pertama, jam 9.00 , pagi
Menurut Theresia, SMAN 3 Ngabang termasuk salah satu sekolah yang lebih cepat dalam pelaksanaan penyaluran MBG. Hingga saat ini pelaksanaan program MBG berjalan baik.
"Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada kendala dalam proses distribusi. Yang menjadi catatan hanya ada beberapa siswa yang memilih tidak makan karena sudah membawa bekal, tetapi makanan itu tetap diberikan kepada teman yang membutuhkan," katanya.
Selain untuk siswa, Theresia menyebut para guru juga mulai menerima manfaat Program MBG sejak Januari 2026.
Ia berharap program yang dinilai bermanfaat tersebut dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak peserta didik yang merasakan manfaatnya, khususnya dalam mendukung pemenuhan gizi dan semangat belajar di sekolah.
(Byline Ya' Syahdan).
