(KUBU RAYA), WARTALANDAK.NET– Seorang anak buah kapal (ABK) KM Eka Prima bernama Dicka Wahyudi (21) dilaporkan hilang di perairan Kakap, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Hingga Kamis (8/10/2026) sore, keberadaan korban masih belum diketahui dan pencarian oleh tim SAR gabungan terus dilakukan.
Peristiwa tersebut bermula saat KM Eka Prima bertolak dari Pelabuhan Kakap pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 19.00 WIB untuk menuju lokasi melaut. Sekitar dua jam 50 menit setelah keberangkatan, tepatnya pukul 21.50 WIB, awak kapal menyadari Dicka sudah tidak berada di atas kapal.
Kepala Kantor SAR Pontianak, Budiono, menjelaskan bahwa kru kapal sempat berupaya mencari korban secara mandiri setelah mengetahui salah satu ABK mereka hilang. Namun, pencarian awal tersebut belum membuahkan hasil sehingga kejadian itu kemudian dilaporkan kepada Kantor SAR Pontianak.
“Setelah mengetahui korban tidak ada di kapal, kru melakukan pencarian secara mandiri. Namun, korban belum ditemukan sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada Kantor SAR Pontianak,” ujar Budiono.
Setelah menerima laporan, tim SAR gabungan bergerak melakukan operasi pencarian di sekitar perairan Kakap pada Kamis pagi. Untuk mendukung kegiatan tersebut, petugas mengerahkan Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 Pontianak beserta perlengkapan selam, peralatan medis, dan sarana evakuasi.
Pencarian dilakukan bersama sejumlah instansi terkait dan potensi SAR. Tim berupaya menemukan korban dengan mengoptimalkan sarana yang tersedia serta melakukan koordinasi selama operasi berlangsung.
Budiono mengatakan, berdasarkan informasi awal yang diterima petugas, korban diduga terjatuh ke laut saat kapal dalam perjalanan menuju lokasi penangkapan ikan. Meski demikian, penyebab pasti kejadian tersebut belum dapat dipastikan.
Koordinasi dengan unsur terkait terus dilakukan untuk mendukung kelancaran operasi. Evaluasi terhadap perkembangan pencarian juga dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan temuan di lapangan.
Dicka Wahyudi diketahui berusia 21 tahun dan tercatat berdomisili di Gang Raufal, Kelurahan Tegal Parang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.
Hingga Kamis sore menjelang petang, korban belum berhasil ditemukan. Tim SAR gabungan masih melanjutkan upaya pencarian di perairan Kakap guna mengetahui keberadaan korban. (Rilis).
Diterbitkan oleh Wartalandak.net (Ya' Syahdan).
