Foto, sejumlah guru SD/MI Kecamatan Cibungbulang mengikuti Workshop Pelatih Bola Tangan (foto istimewa).
(BOGOR), WARTALANDAK.NET– Puluhan guru dari tingkat SD dan MI di Kecamatan Cibungbulang mengikuti Workshop Pelatih Bola Tangan yang digelar di Pondok Pesantren Cinta Rosul, Cibungbulang, Bogor, Jawa Barat. Kegiatan pelatihan ini dipandu langsung oleh pimpinan pesantren, KH. Abdul Basid Mahfuf, S.Pd.
Program workshop ini merupakan hasil kerja sama antara Indonesia Islamic-Sport Solidarity Academy (IISA) dengan pengelola pesantren. Melalui kegiatan tersebut, para guru dipersiapkan menjadi pelatih bola tangan yang kompeten sehingga mampu membina siswa di sekolah maupun pesantren.
Dalam pelatihan ini, para peserta dibimbing oleh narasumber berpengalaman di tingkat nasional, antara lain Suryadi Gunawan, M.Pd, akademisi sekaligus praktisi olahraga, serta Rika Atiya, S.Pd., M.M. dari Universitas Budi Luhur Jakarta. Materi yang diberikan meliputi teori dasar permainan, teknik bola tangan, penyusunan strategi latihan, hingga simulasi pertandingan. Metode penyampaian dibuat interaktif agar mudah diterapkan oleh para guru di lingkungan pendidikan masing-masing.
Workshop ini juga menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju invitasi atau pertandingan persahabatan bola tangan se-Kecamatan Cibungbulang yang dijadwalkan berlangsung pada Januari 2026. Ajang tersebut akan menjadi momen bagi para pelatih dan peserta didik untuk memperlihatkan hasil pelatihan sekaligus mempererat kebersamaan antar sekolah dan pesantren.
Pada pembukaan acara, hadir Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, yang memberikan sambutan dan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan. “Saya sangat mengapresiasi workshop ini. Mari bersama-sama mengenalkan olahraga bola tangan kepada anak-anak, dan menjadikannya cabang olahraga yang diminati masyarakat,” ujarnya.
Turut hadir pula tokoh pendidikan Cibungbulang, termasuk Ayep Koswara, S.Pd., M.M. selaku Ketua K3S, Abdurrohim, S.Pd., M.Pd. sebagai Sekretaris PGRI Kecamatan Cibungbulang, serta Iip Almaripin, S.Pd., Ketua Kelompok Kerja Guru Olahraga.
IISA berharap kegiatan tersebut dapat mendorong perkembangan cabang olahraga bola tangan di kalangan pelajar sekaligus menanamkan nilai sportivitas dan kerja sama tim sejak usia dini. (APL/ Red).
Diterbitkan oleh Wartalandak.net (Ya' Syahdan).
